Senin, 16 Juni 2008

Coretan di dalam burung logam

Hari ini sama seperti hari-hari biasanya.. pagi hari masih sama seperti kemarin.. sinar matahari juga sama hangatnya seperti kemarin.. hijaunya daun juga sama seperti kemarin. Satu hal yang berbeda adalah kegiatanku hari ini. Akhirnya aku pulang juga ke medan.. what?! Mahasiswa tingkat 4 masih sempat pulang?? Haha ya iyalah masa ya iya dong.. toh aku cuman sekali setahun pulang dan liburan ini aku belum menyusun TA, jadi ga ada alasan untuk tidak pulang.. apalagi keluargaku sudah menunggu di rumah. Mungkin bapak dan ayu yang yang datang menjemput ke bandara.

Kepulangan hari ini juga sama saja. Satu hal yang berbeda adalah barang bawaanku. Aku udah kayak penjual sepatu yang baru membeli barang di bandung untuk dijual di medan :) tujuh pasang sepatu berdiam dengan tenang di tas ku ditambah lagi dua tas buat mama dan uta. Untung aja ga terlalu berat.. tapi itu semua bukan hal yang sulit selama itu bisa membuat keluargaku senang.. Ehm2.

Biasanya aku pulang setelah semua nilai keluar.. tapi tidak untuk tahun ini. Meskipun ITB menetapkan tanggal 13 sebagai batas akhir pengumuman nilai, tetap saja masih ada dosen yang belum mengumumkan nilai. Dari 17 sks yang aku ambil, baru 11 sks yang keluar.. dan hasilnya yah.. aku bersyukur atas hasil yang kudapat.

Aku tidak merencanakan apapun untuk mengisi liburan kali ini. Hari2 selama liburan akan kulewati seperti biasa dengan menghentikan sejenak rutinitas studi.. yang ada dalam benakku hanya bersantai di rumah dan sedikit melihat-lihat bahan kompre :)

Aku menulis ini di ketinggian 36000 kaki (atau 10,9728 km) dpl. Seorang pria bertopi tidur lelap di sebelahku dan seorang pria berkacamata duduk di window seat yang juga sedang bermimpi. Entahlah apa mereka berdua sedang bertemu dalam mimpi yang sama.. ”permisi, mau lihat souvenir atau makanannya?” seorang pramugari bertanya padaku.. langsung aja kuberikan salam 5 jari tanda penolakan. Hehe.. meskipun mbak yang menawarkan cukup mempesona :) kulihat jendela, wah hari ini cerah.. cerah sekali. Suasana dalam tempat ini cukup ribut dengan teriakan anak-anak kecil tapi gak apalah, justru ini yang menarik. Tidak diam-diam seperti pesawat berhantu :)

Rencanaku untuk berlibur di medan mungkin tak lama karena aku harus kembali ke kampus memulai TA dan masih ada KP yang rencananya di akhir juli.. Hm tunggu2, kok kayaknya ga ada makanan ya? Perutku udah lapar kali euy meskipun tadi makan di bandara dengan harga 24000 rupiah bermenukan nasi+sayur+telor!! Argghh butet dah.. mahal kali pun! Ga ada pula kenyangnya sama sekali.. Ternyata di pesawat ini ga disediakan makanan gratis, entah roti atau aqua gelas.. Hm.. pelit kali pun! Kecewalah penumpang.. Udah itu pake2 telat pula lagi tadi berangkatnya dari cengkareng.. ya sudahlah.. aku melewati 2 jam perjalananku ini dengan menulis, membaca buku yang dipinjamkan seorang teman, dan melihat orang-orang di sekitarku berharap ada pelajaran baru yang aku dapatkan...

Medan, I’m Coming!!

Ditulis dengan santai dan bingung mau ngapain abis nulis ini.. :)

@Lion air

Jakarta – Medan

14 juni 2008

Seat 28D

Tidak ada komentar: